Monday, October 26, 2015

Eksotisnya Gunung Kelud




Kondisi tempat wisata Gunung Kelud saat ini, berbeda jauh setelah erupsi setahun lalu. Wisatawan hanya diperbolehkan berkunjung hingga radius 3 km sebelum Gunung Kelud. Dari radius ini kita hanya bisa menyaksikan material sisa-sisa erupsi yang menutupi seluruh kawasan gunung Kelud. Pegunungan yang dulunya hijau dengan rerimbunan pohon, sekarang nampak gundul dan gersang. Hanya gugusan bukit karang yang terlihat menonjol. Aliran lahar juga terlihat jelas di beberapa anak sungai yang melintas diantara lembah-lembah. Tidak ada yang tersisa, panorama indahnya Gunung Kelud seperti sebelum terjadinya erupsi.
Yang penasaran ingin melihat panorama Gunung Kelud sebelum erupsi,
bisa kunjungi: Eksotiknya Gunung Kelud

Late post!! Liburan aku ikut mini touring ke gunung Kelud sama si Gembol. Of course, acara ini bener-bener dadakan. Yang sebelumnya dari Malang dan ke Waduk Selorejo Ngantang si Gembol kepengen  ngajakin ke Kelud. Dimana kita harus ngejar waktu biar gak kemaleman, akhirnya ngejar waktu pas  perjalanan otw Kelud kebut-kebutan. Alamaaak, naiknye ugal-ugalan.
Foto Istimewa saya ketika berada di Gunung Kelud


Uye, buat kamu yang belum pernah ke Kelud, main gih! Recommended! Kelud pasca erupsi emang banyak debu, tapi sekarang dah mulai tumbuh tanaman perintis lo. Ini cuplikan infonya tentang gunung Kelud.
Gunung Kelud (sering disalahtuliskan menjadi Kelut yang berarti “sapu” dalam bahasa Jawa; dalam bahasa Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet, atau Kloete) adalah sebuah gunung berapi di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, yang tergolong aktif. Gunung ini berada di perbatasan antara Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang , kira-kira 27 km sebelah timur pusat Kota Kediri.
Sebagaimana Gunung Merapi, Gunung Kelud merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Sejak tahun 1000 M, Kelud telah meletus lebih dari 30 kali, dengan letusan terbesar berkekuatan 5 Volcanic Explosivity Index (VEI). Letusan terakhir Gunung Kelud terjadi pada tahun 2014.
Gunung api ini termasuk dalam tipe stratovulkan dengan karakteristik letusan eksplosif. Seperti banyak gunung api lainnya di Pulau Jawa, Gunung Kelud terbentuk akibat proses subduksi lempeng benua Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Sejak tahun 1300 Masehi, gunung ini tercatat aktif meletus dengan rentang jarak waktu yang relatif pendek (9-25 tahun), menjadikannya sebagai gunung api yang berbahaya bagi manusia.
Kekhasan gunung api ini adalah adanya danau kawah, yang dalam kondisi letusan dapat menghasilkan aliran lahar letusan dalam jumlah besar, dan membahayakan penduduk sekitarnya. Letusan freatik tahun 2007 memunculkan sumbat lava ke permukaan danau, sehingga danau kawah nyaris sirna, menyisakan genangan kecil seperti kubangan air. Sumbat lava ini hancur pada letusan besar di awal tahun 2014.
Puncak-puncak yang ada sekarang merupakan sisa dari letusan besar masa lalu yang meruntuhkan bagian puncak purba. Dinding di sisi barat daya runtuh terbuka sehingga kompleks kawah membuka ke arah itu. Puncak Kelud adalah yang tertinggi, berposisi agak di timur laut kawah. Puncak-puncak lainnya adalah Puncak Gajahmungkur di sisi barat dan Puncak Sumbing di sisi selatan.

Sebuah tengara di pinggir kiri jalan, yang menandai sebuah ruas jalan ke kawasan Wisata Gunung Kelud yang dikenal dengan nama Jalan Misterius. Dari arah Wisata Gunung Kelud (arah pulang), ruas jalan ini terlihat “menanjak”, namun jika kendaraan dihentikan pada posisi gigi netral di marka putih yang melintang jalan, kendaraan akan berjalan “turun”. Disini aku sama temenku bolak balik jajal ini jalan sampek lebih dari 10 kali kayaknya.
Di sepanjang perjalanan menuju Wisata Gunung Kelud, terdapat beberapa tempat rehat berukuran kecil dimana pengunjung bisa berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan sekitar dan hawa pegunungan yang segar. Ada baiknya berhenti beberapa saat di tempat-tempat ini, sebelum atau setelah berkunjung ke kawasan Wisata Gunung Kelud.
Kawasan wisata Gunung Kelud ini memiliki empat puncak, yaitu Puncak Kelud, Puncak Sumbing, Puncak Gajah Mungkur dan Puncak Gedang. Bangunan mungil berwarna putih yang tampak di sebelah kanan pada foto di atas adalah Gardu Pandang yang berada di puncak Gajah Mungkur.
Menuju kawasan puncak Gunung Kelud sejak tahun 2004 hubungan jalan darat telah diperbaiki untuk mempermudah para wisatawan serta penduduk. Gunung Kelud telah menjadi obyek wisata Kabupaten Kediri dengan atraksi utama adalah kubah lava. Di puncak Gajahmungkur dibangun gardu pandang dengan tangga terbuat dari semen. Pada malam akhir pekan, kubah lava diberi penerangan lampu berwarna-warni. Selain itu, telah disediakan pula jalur panjat tebing di puncak Sumbing, pemandian air panas, serta flying fox.
Tindakan Kabupaten Kediri membangun kawasan wisata ini mendapat protes dari Kabupaten Blitar, yang menganggap wilayah puncak Kelud merupakan wilayahnya. Sengketa wilayah ini terutama meruncing setelah turunnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/113/KPTS/013/2012 yang menyatakan bahwa kawasan puncak Kelud merupakan wilayah Kabupaten Kediri.

Selesai dari gunung Kelud, kita benar-benar kemalaman di Kediri dan masih ada sekitar 2,5 jam lagi baru sampai Caruban. Mau gimaanpun perut itu gak bisa diajak kompromi akhirnya mampir sebuah depot soto dan rawon kita makan.Maknyus rasanya, perut yang lafar langsung kenyang. Kapan-kapan posting tentang pecel khas satu ini deh. Lambaikan tangan ke kameraaaah!!




No comments:

Post a Comment